World ·
Polandia Kerahkan Jet Tempur Setelah Rusia Serang Ukraina dan Kapal di Laut Hitam
Polandia meningkatkan kesiapan pertahanan udaranya dan mengerahkan jet tempur di tengah serangan besar-besaran drone dan rudal Rusia terhadap Ukraina, sementara militer Rusia mengatakan pihaknya menyerang dua kapal dagang di Laut Hitam.
Disintesis oleh AI dari sumber yang dikutip di bawah ini.
WARSAWA — Militer Polandia menempatkan sistem pertahanan udaranya dalam kesiapan tinggi dan mengerahkan jet tempur pada 19 September 2026, setelah Rusia melancarkan serangan udara berskala luas terhadap Ukraina, dengan alasan aktivitas drone Rusia yang intensif di dekat wilayah udara Polandia. Komando Operasional Polandia mengatakan operasi udara militer preventifnya berakhir setelah dipastikan tidak ada pelanggaran wilayah udara Polandia.
Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menggunakan drone pengintai Geran-4 Seeker untuk menyerang dua kapal dagang di Laut Hitam. Angkatan Udara Ukraina melaporkan serangan semalam berupa 174 drone bersama dua rudal antikapal Zircon yang ditembakkan dari wilayah Kursk, Rusia, meski rudal-rudal tersebut tidak mencapai target yang dituju.
Menurut laporan Al Jazeera, serangan Rusia menewaskan delapan orang di Ukraina. Serangan ini termasuk salah satu yang terbesar dalam beberapa pekan terakhir dan terjadi di tengah ketegangan lintas batas yang terus berlanjut antara Rusia dan Polandia, anggota NATO, yang berulang kali mengerahkan jet tempur sebagai respons terhadap aktivitas Rusia di dekat perbatasannya.
Key facts
- Poland scrambled fighter jets and raised air defense readiness on September 19, 2026, amid heavy Russian drone activity.
- No violation of Polish airspace was confirmed; preventive operations ended afterward.
- Russia's military said it used Geran-4 Seeker drones to strike two commercial vessels in the Black Sea.
- Ukraine reported an overnight attack of 174 drones and two Zircon anti-ship missiles from Kursk that did not reach their targets.
- Russian strikes killed eight people in Ukraine, according to Al Jazeera.
Related articles

World ·
Trump Sends Envoys Witkoff and Kushner to Moscow and Kyiv With Ukraine Peace Proposal
Steve Witkoff and Jared Kushner will meet Vladimir Putin in Moscow on Saturday and Volodymyr Zelensky in Kyiv on Sunday, carrying a US-drafted proposal to end the war, marking the envoys' first visit to Kyiv since the invasion began.

World ·
Ukrainian Drone Attacks Kill 3 as Fire Destroys Wildberries Warehouse in Tambov
Ukrainian drone attacks killed three people and caused a fire that completely destroyed a Wildberries logistics centre in Tambov, according to local governor Yevgeny Pervyshov.

World ·
Ukrainian Drone Strike Targets Russian Retailer Wildberries Again
Russia's largest online retailer, Wildberries, has been targeted in another drone strike carried out by Ukraine.

World ·
Russia Targets Ukrainian Petrol Pumps Following Ukrainian Strikes on Russian Refineries
Following a wave of deadly attacks targeting Ukraine's petrol pumps by Russia, fuel companies are urging customers not to linger at filling stations while Ukraine continues targeting Russia's refineries.

World ·
Vatican Envoy Meets Russian Foreign Minister in Moscow Amid Diplomatic Push Over Ukraine
Vatican envoy Paul Gallagher met Russian Foreign Minister Sergei Lavrov in Moscow to discuss avenues for peace in Ukraine, as international leaders lobby the US for Patriot missiles and a US military plane landed in Russia.
Comments
Loading comments...
