Newsverz

World ·

Pasukan Anti-Houthi Yaman Mulai Selidiki Keruntuhan Militer

Penyelidikan pahit tengah berlangsung di kalangan pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional setelah serangan yang direncanakan terhadap Sanaa yang dikuasai Houthi berubah menjadi kekalahan telak, dengan Houthi justru merebut seluruh pantai barat negara itu dan lebih dari 15 brigade dikalahkan.

Disintesis oleh AI dari sumber yang dikutip di bawah ini.

YemenSaudi Arabia

Penyelidikan tengah berlangsung di kalangan pasukan yang setia pada pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, setelah operasi yang digembar-gemborkan sebagai serangan menentukan terhadap ibu kota Sanaa yang dikuasai Houthi berubah menjadi kekalahan militer. Alih-alih maju, lebih dari 15 brigade dikalahkan dan diperkirakan 30.000 pejuang mundur, sementara Houthi merebut kendali atas seluruh pantai barat negara itu, termasuk kota pelabuhan Mokha, yang jatuh sekitar 10 September. Skala dan kecepatan keruntuhan ini memunculkan pertanyaan tajam soal koordinasi, kesiapan, dan moral di dalam koalisi anti-Houthi.

Sejumlah politisi Yaman menuding miliaran dolar dibayarkan untuk membujuk pasukan yang mempertahankan pantai barat agar meninggalkan posisi mereka, meski klaim tersebut belum diverifikasi secara independen. Peraih Nobel Perdamaian Tawakkol Karman telah menyerukan penyelidikan resmi atas penarikan mundur itu. Seorang aktivis politik di Mokha menggambarkan penarikan dari kota pelabuhan itu sebagai pengkhianatan terhadap para pejuang dan warga sipil yang telah mempertahankannya.

Pasukan anti-Houthi dan sekutu mereka yang didukung Arab Saudi kini berupaya menata ulang kekuatan dan mencoba merebut kembali dataran tinggi di dekat Selat Bab al-Mandeb, jalur yang sangat vital secara strategis bagi pelayaran global. Keruntuhan ini menandai salah satu kemunduran paling signifikan bagi pemerintah yang diakui secara internasional sejak perang dimulai, dan telah memperbesar tekanan terhadap kepemimpinannya untuk menjelaskan mengapa ofensif itu runtuh begitu cepat.

Key facts

  • A planned assault on Houthi-held Sanaa collapsed into a rout for Yemen's internationally recognized government forces.
  • More than 15 brigades were defeated and an estimated 30,000 fighters retreated.
  • The Houthis seized the country's entire west coast, including the port of Mocha, which fell around September 10.
  • Some Yemeni politicians allege billions of dollars were paid to persuade defending forces to withdraw.
  • Nobel laureate Tawakkol Karman has called for an investigation into the collapse.

Related articles

Riyadh Sounds Air Raid Alerts for First Time Since Houthi Escalation Began

World ·

Riyadh Sounds Air Raid Alerts for First Time Since Houthi Escalation Began

Saudi Arabia issued air raid alerts across Riyadh late on September 18 and into September 19, the first such warning for the capital since Houthi attacks against the kingdom escalated. No casualties were reported, and the UN Security Council warned the conflict risks spreading further.

Houthi Attacks on Saudi Arabia Wound More Than 70 People

World ·

Houthi Attacks on Saudi Arabia Wound More Than 70 People

Yemen's Houthi movement launched a combined drone and ballistic missile attack on Saudi Aramco facilities, wounding more than 70 people and pushing global oil prices sharply higher as the strikes raised fears of wider disruption to Gulf energy supplies.

Houthis Seize Yemen's Entire Red Sea Coast in Lightning Offensive

World ·

Houthis Seize Yemen's Entire Red Sea Coast in Lightning Offensive

Iran-backed Houthi forces have captured Yemen's entire western coastline and three strategic islands, including Perim, giving them control of the Bab al-Mandab Strait after a week-long offensive that has killed hundreds and dealt a major blow to the Saudi-backed government.

Saudi Arabia Shuts Critical Oil Pipeline After Drone Attack Launched From Iraq

World ·

Saudi Arabia Shuts Critical Oil Pipeline After Drone Attack Launched From Iraq

Saudi Arabia temporarily closed its 1,200-kilometer East-West oil pipeline after it was hit by several drones launched from southeastern Iraq, causing injuries and fires - Iraq's government condemned the attack and dismissed a military commander after confirming it originated on Iraqi soil.

Comments

Loading comments...

Pasukan Anti-Houthi Yaman Mulai Selidiki Keruntuhan Militer