Newsverz

World ·

Bom Mobil dan Serangan Bersenjata pada Masjid Dekat Markas Polisi di Pakistan Tewaskan Puluhan Orang

Bom mobil diikuti serangan bersenjata menghantam sebuah masjid yang bersebelahan dengan markas polisi di Kohat, Pakistan, saat salat Jumat, menewaskan antara 21 hingga 31 orang menurut berbagai penghitungan resmi. Kelompok yang terkait dengan Tehrik-i-Taliban Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Disintesis oleh AI dari sumber yang dikutip di bawah ini.

Pakistan

Sebuah kendaraan berisi bahan peledak diledakkan di pintu masuk sebuah masjid yang terletak di sebelah markas polisi di Kohat, di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, saat jamaah berkumpul untuk salat Jumat. Para penyerang bersenjata kemudian mencoba menyerbu kompleks tersebut dan baku tembak dengan pasukan keamanan, kata para pejabat. Angka korban yang dilaporkan otoritas bervariasi, dengan jumlah korban tewas berkisar antara 21 hingga 31 orang, termasuk personel polisi, dan puluhan lainnya terluka.

Kelompok militan yang terkait dengan Tehrik-i-Taliban Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan terkoordinasi tersebut. Serangan ini termasuk salah satu yang paling mematikan dalam lonjakan kekerasan militan baru-baru ini di barat laut Pakistan, di mana para pejuang yang terkait dengan Taliban yang beroperasi dekat perbatasan Afghanistan semakin sering menargetkan kantor polisi dan instalasi keamanan.

Petugas penyelamat dan pasukan keamanan mengisolasi area tersebut sementara korban luka dibawa ke rumah sakit terdekat. Pemerintah Pakistan mengecam pemboman itu dan berjanji akan meningkatkan operasi melawan jaringan militan di kawasan tersebut, yang mengalami peningkatan tajam serangan dalam beberapa bulan terakhir di tengah hubungan tegang antara Islamabad dan pemerintahan Taliban di Afghanistan yang bertetangga.

Key facts

  • The attack combined a vehicle bomb with a follow-up gun assault.
  • It struck a mosque next to police headquarters in Kohat.
  • Reported death tolls range between 21 and 31.
  • A group linked to Tehrik-i-Taliban Pakistan claimed responsibility.
  • The attack occurred during Friday prayers.

Related articles

Comments

Loading comments...

Bom Mobil dan Serangan Bersenjata pada Masjid Dekat Markas Polisi di Pakistan Tewaskan Puluhan Orang