Science ·
Arkeolog Menemukan Patung Berusia 11.000 Tahun Sosok Menunggangi Macan Tutul di Turki
Penggali di situs Neolitikum Karahantepe di tenggara Türkiye telah menemukan patung batu setinggi 70 sentimeter dari sosok manusia duduk di atas macan tutul, digambarkan oleh para arkeolog sebagai sesuatu yang belum pernah ditemukan sebelumnya dari periode tersebut.
Disintesis oleh AI dari sumber yang dikutip di bawah ini.
Arkeolog yang menggali situs Neolitikum Karahantepe dekat Şanlıurfa di tenggara Türkiye telah menemukan patung batu berusia 11.000 tahun yang menggambarkan sosok manusia duduk di punggung macan tutul, sebuah ukiran komposit yang menurut para peneliti tak tertandingi di antara temuan-temuan dari periode tersebut. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengumumkan penemuan tersebut, yang dibuat selama musim penggalian 2026 sebagai bagian dari program nasional Warisan untuk Masa Depan negara tersebut.
Patung tersebut setinggi 70 sentimeter dan ditemukan tertutup batu pipih di atas bangku yang dibangun di sepanjang dinding struktur kecil berukuran tiga meter yang lantainya juga tertutup batu pipih. Para arkeolog mengatakan patung tersebut tampaknya tetap berada di tempat persis di mana ia sengaja diletakkan 11.000 tahun lalu, memberikan wawasan langka tentang bagaimana komunitas Neolitikum di wilayah tersebut memperlakukan benda-benda simbolis.
Karahantepe merupakan bagian dari kelompok situs Neolitikum yang sangat awal di tenggara Türkiye yang mencakup situs yang lebih terkenal, Göbekli Tepe, keduanya telah membentuk ulang pemahaman tentang kapan dan bagaimana seni simbolis kompleks dan arsitektur monumental pertama kali muncul dalam sejarah manusia. Para peneliti mengatakan sosok penunggang macan tutul tersebut mungkin mencerminkan keasyikan budaya tersebut dengan virilitas dan maskulinitas, meskipun makna pastinya masih menjadi subjek studi yang berkelanjutan.
Key facts
- The statue was found at Karahantepe near Şanlıurfa, Türkiye
- It is 11,000 years old and depicts a human figure riding a leopard
- The statue stands 70 centimeters tall
- Karahantepe is part of the same early Neolithic site cluster as Göbekli Tepe
Related articles

World ·
European Rights Court Orders Turkey to Free Imprisoned Activist Osman Kavala
The European rights court has ordered Turkey to release philanthropist and activist Osman Kavala, who has spent nearly a decade in jail on charges rights groups describe as politically motivated.

Science ·
El Niño Events Now Strongest in 1,000 Years as Climate Change Supercharges the Pacific Ocean Pattern
A study analyzing 1,000 years of Galápagos coral records found that El Niño events over the past 40 years have been nearly 40% stronger than at any point since before industrialization, providing some of the clearest evidence yet linking climate change to the intensifying pattern.

Science ·
Scientists Discover Hidden Heat Anomaly Deep Beneath Mars's Southern Hemisphere
A new study using gravity measurements reveals that the interior beneath Mars's southern hemisphere may be 200 to 400 degrees Celsius hotter than the north and partially molten, offering clues to the planet's magnetism and geologic history.

Science ·
NASA's Roman Space Telescope Launches on Falcon Heavy Toward Deep Space Survey Mission
NASA's Nancy Grace Roman Space Telescope lifted off successfully aboard a SpaceX Falcon Heavy rocket, beginning a mission to survey billions of galaxies and search for exoplanets from a vantage point a million miles from Earth.

Science ·
Astronomers Capture Clearest-Ever Image of Betelgeuse's Long-Suspected Companion Star
An international team using the European Southern Observatory's Very Large Telescope has produced the sharpest image yet of a faint companion star orbiting Betelgeuse, closing in on a mystery astronomers have debated for nearly a century.
Comments
Loading comments...
